![]() |
Revolusi tata ruang wilayah tidak dapat dirasakan manfaatnya serta hilangnya ikon bundaran air mancur |
Kamis, 02 Juli 2015
Revolusi tata ruang wilayah tidak dapat dirasakan manfaatnya serta hilangnya ikon bundaran air mancur-Sebuah perangkat mekanis yang dirancang untuk mengeluarkan sejumlah air ini telah lenyap berevolusi menjadi suatu titik kumpul yang menyebabkan pertemuan kendaraan ber-motor di beberapa sudut tata ruang wilayah kawasan Serpong BSD, Kota Tangerang, tepatnya di Jalan Pahlawan Seribu.
Tanpa menimbang cita-cita Kota Tangerang Selatan serta memperhatikan Pokok masalah kemacetan bukan karena ikon bundaran air mancur-setelah dikaji secara matang maka diputuskan perlu dibuat rekayasa lalu lintas yangbertujuan untuk mengurangi kemacetan di Jalan Raya Serpong. Maka untuk mengurangi kemacetan (bunderan) itu dihilangkan, ungkap Sekretaris Dishubkominfo Kota Tangerang Selatan. (Taryono/Jum'at/17/4/2014/kabar6)
Jika kita bicara masalah kemacetan, maka tidaklah akan pernah selesai karena kemacetan ini merupakan situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalulintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Untuk itu, metode yang menarik dan bermanfaat untuk mengurangi kemacetan harus selalu dilakukan. Dihilangkannya bunderan air mancur tersebut dengan di desain menjadi perempatan jalan bukan pondasi awal dalam mengurangi kemacetan.
Untuk mewujudkan cita-cita itu tentu bukanlah persoalan yang mudah, setiap pihak harus bahu membahu menumbuhkan budaya disiplin tentang ruas dan arah jalan. Setiap pilar haruslah berjalan seimbang meskipun kita harus memilih sesuatu yang tidak diinginkan, tapi dengan kondisi demikian kita harus tetap menjadikan lingkungan menjadi pilar yang utama.
Pemerintahan Kota Tangerang Selatan yang seharusnya merupakan bagian dari sekelompok orang yang bertanggung jawab untuk melakukan pembenahan terhadap traffic management dan belum mengupayakan program-program untuk mengatasi kemacetan di Tangerang Selatan. Inilah yang menjadi pokok permasalahannya.
(Heri Kusnadi #Razor Biru-Sekum HMI-Pamulang)
Related Posts
HMI Komfaktek Akan Adakan RAK Ke- III
hmikkomfaktek.com -- Melanjutkan estapet ke pemimpinan dan memperbahar...
HMI KOMFAKTEK Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Alam di Kab. Lebak
Tim HMI Komfaktek saat memberikan bantuan kepada korban terdampak be...
JABODETABEK-BANTEN Dilanda Banjir HMI Komfaktek Gelar Aksi Kemanusiaan
Suasana Penggalangan dana di depan Pamulang Square, Tangerang Selata...
GunaMenjaga Semangat Ber-HMI, Komfaktek Adakan Pengajian dan Belajar BTQ
Suasana saat pengajian dan belajar BTQ HMIKOMFAKTEK.COM, Pada dasar...
ANGKATAN EDELWEIS AKAN GELAR MAKRAB DI GUNUNG BUNDER BOGOR
Rama Akbar, Ketua Pelaksana Malam Keakraban (Makrab) HMI Komfak...
KOHATI KOMFAKTEK Mengabdi Melalui Program CEC
Magfira Aini - Ketua Umum KOHATI KOMFAKTEK. HMIKOMFAKTEK.COM,- Korp...
Pesan Untuk Kegiatan Basic Training HMI Komfaktek
Ketua Umum Komfaktek, M. Nurul Falah (kiri), Kabid PA Cab. Ciputat M...
Basic Training HMI KOMFAKTEK Resmi Dibuka
Moment saat pembukaan LK 1 HMIKOMFAKTEK- Basic Training (Latih...
HMI KOMFAKTEK RESMI MENUTUP PENDAFTARAN LK 1 2019
HMIKOMFAKTEK, Pamulang-- Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat ...
HMI KOMFAKTEK GELAR MAKRAB
Puluhan Mahasiswa yang tergabung Himpunan Mahasiswa Islam Fakultas T...
- Blogger Comments
- Facebook Comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar